Mengenal Lebih Jauh Padi Rojolele

Posted on Updated on

Mengapa beras  rojolele mahal? karena langka. Dan pastinya enak, pulen dan wangi. Kenapa beras ini langka, sebab umur padi varietas ini bisa mencapai 155 hss. Bukan cuma usianya lama, tanaman ini juga tinggi, bisa mencapai 146-155 cm.

Kalau dilihat dari fisik gabahnya, beras ini cukup besar sebab berat 1000 butir mencapai 32 gram. Karena besar maka bentuk gabah bulat dengan warna kuning. Dan biasanya bila tanaman dengan umur yang lama dan cukup tinggi, potensi hasil kurang banyak. Potensi hasilnya bisa mencapai 4,2 ton/ha gkk. Di samping itu agak peka terhadap wereng coklat.

Bentu tanaman tegak, posisi daun dan daun bendera terkulai. Dari segi kerontokan agak tahan. Dan kandungan amilosa sekitar 21 %.

Deskripsi Padi Varietas Rojolele

Nama Varietas : Rojolele
Tetua : Lokal Delanggu Klaten
Rataan Hasil : 4.2 ton/ha
Pemulia : Subagyo, Rob Muji Sihono, Sriyono, Tino Vihara, Walkarjono, Kris Sumarno, Indrawati S, Sri hartati
Golongan : Berbulu
Umur tanaman : 155 HSS
Bentuk tanaman : Tegak
Tinggi tanaman : 146-155 cm
Anakan produktif : 8-9
Warna kaki : Ungu
Warna batang : Ungu
Warna telinga daun : Tidak berwarna
Warna lidah daun : Tidak berwarna
Warna daun : Hijau
Muka daun : Kasar
Posisi daun : Terkulai
Daun bendera : Terkulai
Bentuk gabah : Gemuk
Warna gabah : Kuning
Kerontokan : Tahan rontok
Kerebahan : Sedang
Tekstur nasi : Wangi, pulen
Kadar amilose : 21 %
Bobot 1000 butir : 32 gram
Produksi : 4.2 ton/ha
Ketahanan terhadap hama : Peka terhadap wereng coklat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s