Asal Mula Madu

Posted on Updated on

Pada umumnya orang mengetahui madu adalah berupa cairan manis yang dihasilkan oleh lebah, namun bagaimana proses terjadinya, apakah semua lebah menghasilkan madu, apakah semua tumbuhan menghasilkan madu, mengapa madu berbeda-beda warna dan kekentalannya?

Nah, berikut ini saya ingin menjelaskan mengenai asal mula madu :

1. Jenis lebah yang menghasilkan madu

Lebah Klanceng : banyak hidup di batang kayu, bambu, tanah dan bebatuan. Ukurannya kecil sebesar lalat, tidak bersengat, menyimpan madu dalam kantong-kantong lilin dalam sarangnya, karena sedikit menghasilkan madu dan belum ada usaha budidaya secara besar-besaran, mengakibatkan madu jenis ini langka apalagi disertai promosi dengan tujuan tertentu sehingga harga madu klanceng luar biasa mahal, walaupun kandungannya tidak jauh berbeda dengan madu lebah lainnya.

Tawon lokal, glodok, locok : lebah ini ukurannya lebih besar dari lalat, bersengat dan termasuk hewan sosial seperti halnya lebah-lebah yang sejenis bersifat cenderung liar sulit dibudidayakan secara besar-besaran, biasanya dibudidayakan secara tradisional.

Apis Melifera : lebah ini ukurannya lebih besar dibanding apis indica, lebih jinak, lebih aktif dan memiliki jangkauan terbang lebih jauh sehingga mudah dibudidayakan secara besar-besaran.

Tawon Gung : ukurannya 2x lebih besar dari Apis Melifera, hidup liar di hutan-hutan, sarangnya terdiri dari satu sisir yang melebar karena sifatnya yang liar sangat sulit atau bahkan tidak bisa dibudidayakan. mengingat semakin tipisnya hutan rimba di Indonesia dimungkinkan semakin mempercepat punahnya jenis lebah ini.

2. Tumbuhan yang menghasilkan madu

Beragamnya jenis tumbuhan penghasil madu di Indonesia sangat memungkinkan untuk budidaya peternakan lebah, khususnya di pulau Jawa, misalnya :

Tanaman Perkebunan : Karet, Randu, Kopi, Durian, Jeruk, Klengkeng, Mangga, dan Rambutan.

Tanaman Pekarangan : Jambu Air, Juwet, Ceres/Talok, Kelapa dan tanaman hias yang menghasilkan madu.

Tanaman Hutan : Mahoni, Sono, Kaliandra, Sengon, Kosambi dan Akasia.

3. Jenis-Jenis Madu

Nectar, yaitu cairan manis yang dihasilkan dari bunga dan tumbuhan oleh lebah. cairan ini dihisap dengan belalainya dan dibawa dalam kantong abdomennya lalu dituang dalam sel-sel sarang. Tumbuhan penghasil nectar antara lain : Randu, Sono, Kopi, Klengkeng, Rambutan, Juwet, Kaliandra, Mangga, Jambu, Durian, Kelapa, dan rumput-rumputan.

Extra Flora, yaitu cairan manis yang dihasilkan dari bagian tumbuhan bukan dari bunga. Misalnya madu dari pohon karet, yang dikeluarkan dari stomata tunas. Madu mente yang dikeluarkan dari bagian biji (muda) mente. Madu extra flora mempunyai ciri khas bila disimpan dalam suhu dingin bisa beragumulasi (mengkristal)

Honeydew, yaitu cairan manis yang dihasilkan oleh hewan-hewan tertentu kemudian dihisap oleh lebah dan dibawa ke sarang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s