Manfaat Pupuk Organik Bagi Tanaman

Posted on Updated on

Pupuk Organik

Banyak lahan pertanian saat ini kita temukan karena disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia (anorganik) yang berlebihan. Perdebatan antara Manfaat Pupuk Organik dengan pupuk anorganik (kimia) sampai saat ini masih berlangsung. Para petani menggunakan atau memanfaatkan pupuk anorganik alsannya karena nutrisi untuk tanaman lebih mudah untuk didapatkan.

Petani meyakini dengan memberikan nutrisi yang lebih mudah, maka produktivitas tanaman menjadi tinggi dengan syarat dosis yang diberikan adalah tepat. Jika produktivitas tanaman tinggi maka hasil pertanian akan meningkat. Kunci sukses dalam mengaplikasikan pupuk organik maupun anorganik adalah 3 T (Tepat Guna, Tepat waktu, dan Tepat Dosis).

Kelebihan dan Manfaat pupuk organik

Manfaat pupuk organik memiliki kelebihan daripada pupuk anorganik. Manfaat Pupuk Organik dapat Anda baca di list yang sudah saya buat dibawah ini:
1. Kesuburan tanah meningkat.
2. Mempertahankan dan meningkatkan ketersediaan unsur hara di dalam tanah.
3. Memperbaiki struktur tanah begitu juga dengan karakteristiknya, akhirnya tanah menjadi mudah diolah, gembur, ringan, dan mudah untuk diolah, jika tanah gembur maka akar akan mudah menembus tanah.
4. Tanah-tanah berat menjadi mudah untuk diolah.
5. Aktivitas mikroba tanah meningkat.
6. Pupuk organik mengandung mikroba yang akan menguraikan bahan-bahan organik maupun anorganik.
7. Kapasitas penyerapan air oleh tanah juga meningkat sehingga tanah itu dapat mengikat air lebih lama sehingga air yang dibutuhkan oleh tanaman selalu tersedia.
8. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap perubahan sifat tanah, perubahan iklim, dan serangan hama penyakit.
9. Aktivitas mikroba dalam tanah pun akan meningkat.
10. Meningkatkan kapasitas pertukaran kation sehingga pada saat tanaman diberi pupuk dalam dosis tinggi, unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman tidak mudah tercuci.

Kelemahan Pupuk Organik di artikel Manfaat pupuk organik

Selain kelebihan dari pupuk organik yang telah disebutkan tadi diatas, ternyata ada kelemahannya juga. Kelemahan pupuk organik itu diantaranya adalah:
1. Jika pupuk organik dalam bentuk kompos, kalau diaplikasikan dalam keadaan yang masih mentah maka kompos akan memberikan dampak yang tidak optimal atau bahkan dapat memberikan kerusakan terhadap tanaman. Paad saat keadaan mentah, kompos akan mengalami proses pemasakan, dalam proses pemasakan tersebut aktivitas mikroba sangat tinggi dan menyebabkan kompos menjadi panas, akhirnya dalam keadaan ini tidak efektif bahkan dapat memberikan kerugian.
2. Bahan organik yang berasal dari limbah industri atau sampah kota sering sekali mengandung mikroba patogen dan logam berat. Mikroba ini akan berpengaruh jelek terhadap tanaman bahkan bagi lingkungan, hewan, dan manusia.
3. Bahan untuk membuat kompos terbatas, sehingga kalau diperlukan untuk kapasitas yang besar kemungkinan tidak dapat terpenuhi karena banyaknya kendala.
Nah, itulah kelemahan dan kelebihan serta manfaat pupuk organik. Namun, melihat penyediaan pupuk organik yang berasal dari kompos, persediaan terbatas. Solusinya bagaimana?
Solusinya adalah Biofertilizer Extragen. Biofertilizer Extragen adalah pupuk organik yang menyediakan bahan makanan bagi tanaman dan mikroba-mikroba yang dapat berfungsi untuk menggemburkan tanah dan menyediakan bahan makanan bagi tanaman.
Oke sahabat Ujang Toha, terima kasih sudah membaca post saya tentang manfaat pupuk organik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s